3 MACAM GAYA TRADER FOREX

3 MACAM GAYA TRADER FOREX

Hallo Trader, kitaa ketemu lagi hehe. Kabar baik semua kan Tarder? Ohiya sekarang kita akan bahas tentang 3 Gaya Trader Forex, banyaka banget nih yang nanyaa hehe. Simak yuk Trader uraian berikut ini!

3 MACAM GAYA TRADER FOREX

Trader bisa kita jadikan menjadi 3 bagian kelompok yang berdasarkan cara dan waktu tradingnya. Trader yang kita maksud disini ialah trader individu atau organisasi atau juga institusi keuangan yang tradingnya untuk memperoleh profit dari fluktuatif nilai mata uang, bukan untuk kepentingan transaksi perdagangan internasional.

1. Trader Intraday

Trader Intraday ialah perdagangan yang telah diarahkan pada pendapatan keuntungan di dalam satu hari. Trader jenis ini banyak sekali menghabiskan waktu didepan komputer namun tidak harus selalu mengawasi pergerakan harga mata uang setiap saat. Target perolehan pips mereka lebih besar dari trader scalping, biasanya antara 20-80 pips. Namun frekuensi ordernya lebih sedikit.

2. Trader Swing

Swing Trading merupakan salah stau gaya Trading untuk menangkap keuntungan di dalam pasar mata uang dalam waktu kira-kira satu sampai empat hari. Swing trader ini memakai analisa teknikal untuk memilah mata uang dengan harga momentum jangka pendek. Para pedagang itu tidak terlalu tertarik pada nilai fundamental, tetapi lebih kepada tren harga dan pola.

Biasanya gaya trading ini dipakai oleh trader yang tidak ingin terus menerus mengamati chart. Lembaga Keuangan di dalam ukuran terlalu besar tidak mudah untuk keluar masuk pasar dengan sangat cepat. Maka pedagang individulah yang sanggup mengeksploitasi gerakan harga mata uang dengan cepat tanpa harus bersaing dengan pedagang besar. Itulah alasan trader individu paling banyak memakai style ini.

Trader ini juga tidak selalu mengawasi komputer setiap saat karena mereka juga cukup longgar di dalam mengelola margin. Mereka juga bisa menahan loss sampai ratusan pips dan tidak banyak yang memakai Stop Loss atau memakai Stop Loss dengan pips yang cukup besar. Makanya tidak herankan bila trader ini close order sampai berhari-hari. Target pendapatan pips trader ini besar, biasanya lebih dari 80 pips.

3. Trader Scalping

Trader yang seperti ini menerapkan cara scalping ialah memakai banyak order tapi target perolehan pips yang sedikit antara 8 – 20 pips. Biasanya trader ini memanfaatkan banyak waktu didepan komputer untuk mengawasi pergerakan nilai mata uang. Trader ini cukup ketat di dalam mengelola margin, biasanya mereka juga memakai Stop Loss karena tidak ingin kerugian mereka menjadi banyak. Alasan seorang broker melarang teknik ini tidak lain karena membebani server. Biasanya Broker ini mempersulit para trader untuk entry/exit pada posisi yang diinginkan pada saat perdagangan tengah berlangsung, walaupun dijanjikan adanya fasilitas instant execution. tetapi ada juga beberapa broker yang mengizinkan teknik ini dengan syarat-syarat tertentu.

Sekian pembahasan dari kami semoga bermanfaat untuk Trader semua, sampai jumpa di lain waktu.

 

(Visited 4 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Call Now ButtonHubungi Kami Disini !!
Shares