APA ITU SAFE HAVEN?

APA ITU SAFE HAVEN?

APA ITU SAFE HAVEN

Para trader baru atau para investor baru masih banyak bertanya mengenai Safe Haven. Untuk anda yang penasaran APA ITU SAFE HAVEN tenang saja akan kami jelaskan secara detail dan mendalam. Yul baca artikel ini selengkapnya!

Apa itu Safe Haven?

Save Haven adalah aset investasi yang mempunyai tingkat resiko rendah, ketika perekonomian global tidak menentu atau ada gejolak geopolitik.  Aset Safe Haven menjadi pelarian ketika kondisi ekonomi global dianggap tidak aman. Tetapi anda juga harus berhati-hati dalam menentukan aset safe haven karena jika kondisi ekonomi global membaik safe haven kadangkala tidak menjadi safe haven lagi, dan jangan berpikir bahwa berinvestasi di aset safe haven akan mendapatkan keuntungan luar biasa dan tidak akan mengalami kerugian, itu salah besar. karena trading atau investasi adalah bisnis yang pastinya memiliki resiko. Terkadang untung dan terkadang juga rugi, itu adalah bagaimana kita mengelola bisnis tersebut.

Apa saja sih aset Safe Haven?

Ada beberapa jenis aset safe haven saat ini, di antaranya bond pemerintah AS, emas, perak, tanah, dan properti. Hal yang perlu Anda ketahui adalah memutuskan kapan Anda akan masuk ke aset-aset tersebut.

1. Emas

Emas dijadikan safe haven karena ketersediannya yang langka, banyak diminati dan berharga secara intrinsik. Perlu diketahui bahwa harga emas saat ini memang jauh lebih tinggi dibandingkan harga emas pada tahun 1980-an. Saat itu, harga emas berada pada level USD 300 hingga USD 400 per ounce. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, harga emas cenderung terus merosot dari harga tertingginya USD1,920.72 yang tercapai pada September 2011. Emas mungkin tidak lagi dianggap sebagai aset safe haven jika nilainya tiba-tiba turun hingga mendekati level yang sama seperti tahun 1980-an.

2. Perak

Perak juga dijadikan sebagai salah satu aset safe haven, perak menjadi alternatif save haven karena karakteristiknya hampir serupa dengan emas. Harga perak mengalami kenaikan ketika sedang terjadi tekanan finansial ekstrim, bahkan persentase kenaikannya lebih tinggi daripada emas. Sampai saat ini, perak masih dijadikan sebagai aset safe haven. Menurut laporan The Silver Institute’s, permintaan terhadap perak diperkirakan akan terus mengalami kenaikan terutama dalam kurun waktu tahun 2015 sampai dengan 2024.

3. Yen Jepang

Yeng Jepang menjadi aset safe haven karena kebijakan ekonomi dan reaksi investor-investor jepang terhadap perubahan pasar. Neraca berjalan Jepang mengalami surplus karena adanya pemasukan dari investasi asing yang lebih besar daripada pemasukan di sektor perdagangan.

4. Franc Swiss

Franc Swiss merupakan investasi safe haven bagi para investor karena stabilitas dalam pemerintahan dan sistem finansial Swiss. Tingkat inflasi Swiss yang rendah serta kepercayaan masyarakat pada Swiss National Bank (SNB) makin memperkuat Franc Swiss untuk dijadikan safe haven.

5. Properti dan Aset Tanah

Harga properti (terutama apabila dapat memilih hunian yang bagus dan tepat) yang stabil dan tak terlalu volatil, membuatnya menjadi aset berisiko kecil. Hal inilah yang menjadikan properti dan tanah dapat dikategorikan sebagai safe haven. Sayangnya, banyak yang kemudian tidak puas karena harga properti terus merosot akibat pengaruh krisis finansial global dan ketidakstabilan inflasi. Inilah yang membuat sejumlah analis menilai bahwa properti dan tanah bisa dikategorikan sebagai safe haven, tetapi di saat yang sama, tidak bisa juga dikatakan safe haven.

 

 

(Visited 1 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Call Now ButtonHubungi Kami Disini !!
Shares