APAKAH ANDA TELAH SIAP MENJADI TRADER SUNGGUHAN?

APAKAH ANDA TELAH SIAP MENJADI TRADER SUNGGUHAN?

APAKAH ANDA TELAH SIAP MENJADI TRADER SUNGGUHAN

Banyak hal yang harus diketahui sebelum anda menjadi seorang real trader atau trader sungguhan. Setiap orang yang terjun ke forex tentunya menginginkan memiliki pasif income dari profit yang didapatkan, namun kenyataannya dunia forex tidak semudah yang kita bayangkan, forex adalah bisnis yang high risk dan high return. Lalu seperti apa sih untuk menyikapi dunia forex?

1. Apa anda siap untuk merugi?

Pertanyaan pertama adalah apakah anda sudah siap merugi seperti trader profesional di luar sana? Jika anda tipe orang yang mudah frustasi kehilangan uang coba untuk perpikir pikir kembali untuk terjun ke dunia forex, forex adalah  bisnis paling menguntungkan tapi bisa juga disebut bisnis yang sangat merugikan apabila kita overlot atau over trade. Jika Anda bisa menerima kerugian, langkah selanjutnya menentukan berapa jumlah kerugian yang bisa Anda terima dalam rencana trading Anda. Jumlah kerugian atau resiko ini harus ditentukan dengan rasional dan logis, tidak terlalu kecil atau besar dibanding dengan balance dalam account trading Anda. Banyak trader yang menetapkan resiko pada kisaran 2% sampai 5% dari balance (jika belum ada posisi atau posisinya sudah closed) atau equity (jika masih ada posisi open) untuk setiap kali buka posisi trading. Jika Anda lakukan hal ini dengan konsisten, maka Anda akan terhindar dari pengaruh emosi Anda untuk ‘balas dendam’ pada pasar yang pada akhirnya Anda melanggar komitmen rencana trading yang telah Anda buat.

 

2. Apa anda siap untuk menungu signal trading yang valid?

Bersabar menunggu sinyal trading yang valid. Ya, apapun metode trading dan strategi yang Anda gunakan, tentu ada kriteria yang baku kapan Anda boleh membuka dan menutup sebuah posisi trading. Kriteria baku yang sudah terpenuhi dinyatakan dengan sinyal trading yang valid. Jika ingin hasil trading Anda sesuai dengan metode dan strategi trading yang telah Anda uji sebelumnya, seharusnya Anda bersabar menunggu sinyal trading yang benar-benar valid sebelum masuk pasar.

3. Apakah anda siap untuk mengendalikan emosi ketika trading?

Trading forex secara profesional memang tidak seharusnya melibatkan emosi. Emosi bisa merusak rencana trading yang pada akhirnya membuat hasil trading Anda meleset jauh dari yang Anda perkirakan. Anda harus siap untuk bisa mengendalikan diri dengan komitmen yang jelas dan pasti, yaitu dengan melihat kondisi pasar seobyektif mungkin, tidak mengintervensi posisi trading yang sedang direspon pasar dengan misalnya merubah level stop loss atau target profit tanpa sebab, tidak over-trading dengan masuk pasar berkali-kali karena ingin ‘balas dendam’ ketika loss atau euforia setelah profit. Salah satu cara yang baik agar emosi Anda tidak ikut terlibat ketika trading adalah dengan menetapkan besarnya resiko yang paling dapat kita terima, tidak lebih dan tidak kurang.

 

(Visited 2 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Call Now ButtonHubungi Kami Disini !!
Shares