BEBERAPA TAHAPAN MENYIKAPI KERUGIAN

BEBERAPA TAHAPAN MENYIKAPI KERUGIAN

CARA MENYIKAPI KERUGIAN

Ketika anda akan memulai suatu usaha atau bisnis. Tentunya anda harus bersiap dengan keadaan yang tidak sesuai dengan kenyataan dengan keuntungan yang tidak sesuai dan dengan kerugianyang tidak pernah anda bayangkan. Sama halnya dalam dunia trading. Anda harus mengakui kesalahan yang menyebabkan kerugian, tetapi banyak juga trader yang tidak bisa menerima kenyataan karena telah menerima loss yang cukup besar. Alasan utama trader merasa kesulitan dalam mengatasi akibat dari kerugian adalah karena ketidak-tahuan daripada sekedar masalah psikologi. Trader yang mengalami kerugian biasanya tidak tahu bahwa emosi negatif yang ditimbulkannya bisa menyebabkan keputus-asaan. Mereka yang tidak bisa menyikapi kerugian dengan bijak dan cepat putus asa, bisa saja meninggalkan dunia trading forex. Dalam menyikapi kerugian dalam trading, biasanya ada beberapa cara untuk menyikapi kerugian. Ini dia tahapan untuk menyikapi kerugian:

 

1.Tahapan pertama : Penolakan bahwa trading forex dapat menyebabkan kerugian

Bagi trader pemula, tahap penolakan ini sering sekali dialami. Dalam fase ini trader biasanya menolak kenyataan bahwa dirinyalah penyebab kerugian akibat kesalahannya. Ia malah akan cenderung menyalahkan broker yang curang atau kondisi pasar yang sedang tidak menguntungkan. Alasan yang sering dikemukakan adalah bahwa brokernya adalah stop loss hunter pemburu stop loss, atau pasar yang tiba-tiba berbalik arah, padahal kondisi entry-nya sudah benar. Jika mereka bisa bertahan, mereka akan terus melaju.

2. Tahapan kedua: Penalaran yang logis dan masuk akal

Setelah melalui tahap penolakan, biasanya seorang trader memasuki tahap rasionalisasi pada setup tradingnya. Di tahapan ini trader mulai membuat rencana tradingnya dan berusaha untuk menerapkannya. Ia juga berusaha menggunakan money management dengan benar, menentukan stop loss, target profit disertai dengan entry point yang sesuai dengan metode trading yang logis dan masuk akal. Ketika mengalami kerugian, mereka cenderung mengabaikannya dan kadang-kadang mengakui bahwa ia telah membuat kesalahan.

3. Tahapan ketiga: Depresi

Pada tahapan ini trader telah melihat semua faktor dari luar yang bisa mempengaruhi hasil tradingnya, termasuk kemungkinan yang menyebabkan kerugian. Trader kemudian mulai berpikir bahwa kerugian yang dialaminya seluruhnya disebabkan oleh tindakannya sendiri. Meski sangat beralasan untuk bertanggung-jawab pada kerugian yang telah dialami, terlalu menyalahkan diri sendiri bisa merusak karir tradingnya jika ia selalu ragu akan kemampuannya. Pertanyaan seperti ’’Apakah trading forex memang cocok untuk saya? ’’ akan selalu muncul, dan bila trader tidak bisa mengatasi perasaan depresi ini dan memperbaiki kesalahan, maka ia akan bisa cabut dari dunia trading forex.

4. Tahapan Keempat: Menerima Kenyataan bahwa Kerugian memang akan terjadi dalam Dunia Trading

Pada tahap ini biasanya seorang trader akan lebih menerima kenyataan bahwa trading forex juga adalah sebuah bisnis yang akan mendapatkan kerugian, di tahap ini trader menyadari bahwa segala resiko baik kecil atau pun besar memang akan terjadi. Pergerakan pasar forex memang memang tidak bisa diprediksi dengan pasti dan banyak faktor diluar dirinya yang tidak bisa dikendalikan. Trader mulai melakukan perbaikan pada strategi trading, menerapkan managemen resiko dengan proporsional dan yang terutama, bisa menyikapi kerugian dengan menerima kenyataan bahwa hal tersebut memang tidak terelakkan.

 

(Visited 1 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Call Now ButtonHubungi Kami Disini !!
Shares