CARA MELAKUKAN INVESTASI DI DUNIA KEUANGAN

CARA MELAKUKAN INVESTASI DI DUNIA KEUANGAN

CARA MELAKUKAN INVESTASI DI DUNIA KEUANGAN

Hallo Trader kita jumpa lagii, kali ini kami akan bahas tentang ‘Cara Melakukan Investasi Di Dalam Dunia Keuangan. Penasaran? Simak yuk!

Berinvestasi di dunia keuangan masih jarang banget di kuasai oleh warga Indonesia. Orang-orang Indonesia lebih menyukai melakukan wirausaha dengan berjualan yang sejenisnya daripada melakukan investasi di aset finansial yang sebenarnya malah lebih sangat menguntungkan. Ini merupakan karena umumnya orang-orang tidak paham bagaimana caranya berinvestasi di dalam dunia keuangan. Lebih parahnya lagi, ketidakpahaman itu sering berujung kepada malapetaka. Karena seringkali warga sangat buta tentang investasi ini, dan akhirnya mereka salah jalan.

Sebelum kita melanjutkan pembicara yang lebih jauh lagi tentang caranya berinvestasi di dunia keuangan, perlu kalian ketahui dulu, apa saja sih sebenarnya Investasi itu? Secara sederhana, investasi itu seperti anda duduk diam dan dapat uang (pasif saja), namun hasil yang diperoleh bisa anda gunakan untuk masa pensiun nanti jika memilih dengan benar dan secara tepat. Selain itu juga investasi dapat meningkatkan Capital Gain ataupun Pertumbuhannya Modal.

Trading forex atau meelakukan investasi di dalam bisnis mata uang, terutama yang banyak secara online merupakan sistem investasi yang sangat menggiurkan karena banyaknya trader yang mampu mendapatkan profit ataupun keuntungan sampai luar biasa besar. Namun hasil yang sangat fantastis ini ternyata juga sangat-sangat mempunyai resiko yang tinggi. Buktinya banyak sekali trader forex online terutama mereka-mereka yang pemula/awam sampai kehilangan sebagian besar uangnya saat awal-awal trading, bahkan mereka  sampai ada yang bangkrut karena trading dengan melakukan hutang, dan tentunya kita tidak ingin seperti itu bukan. Tidak seperti trading forex yang berisiko tinggi, berinvestasi di dunia keuangan mengandung resiko yang relatif kecil. Selain itu, risiko ini juga bisa diminimalisir dengan mudah jika Anda mengetahui bagaimana caranya dan menerapkan manajemen keuangan yang snagat baik.

Investasi Dalam Non-Keuangan

Keunggulan investasi di dunia keuangan ini ialah sifatnya yang likuid, yaitu mudah diperjualbelikan kembali, sehingga anda juga bisa mencairkan investasi anda sewaktu-waktu, kapan saja anda mau. Tapi bila itu kurang cocok untuk anda, selain pilihan-pilihan investasi di dalam dunia keuangan, anda juga bisa memilih untuk berinvestasi di wahana-wahan berikut ini untuk memastikan uang pensiunan anda aman:

  1. Kolektor produk-produk antik bernilai tinggi
  2. Properti,contohnya seperti membeli properti dan disewakan, ataupun membeli tanah untuk disimpan
  3. Franchise yang bisa pasif income, contohnya seperti Alfamart, Apotek K24.
  4. Membeli emas di dalam bentuk koin ataupun batangan, lalu disimpan untuk jangka yang panjang.

Keunggulan investasi saham ialah, kini para investornya sudah bisa mengoperasikan bisnis investasinya secara online. Selain itu juga, software yang dipakai untuk melakukan bisnis investasi online ini juga akan memberikan kemudahan untuk para investornya untuk bisa memantau trend lewat internet sewaktu-waktu. Ini berbeda dengan investasi properti, emas, dan juga yang lainnya yang relatif sangat sulit untuk menjual kembali barangnya dan memonitoring harga jaga yang cukup kompleks.

Berinvestasi Di Dalam Dunia Keuangan

Yang pertama, untuk melakukan pemilihan lembaga investasi disarankan untuk mengikuti pada produk-produk yang telah ditawarkan oleh lembaga keuangan yang sudah resmi dan legal di Indonesia (yang sudah terdaftar di BAPEPAM), contohnya seperti pada produk-produk yang telah ditawarkan di bank-bank besar. Kemudian juga, pilihlah instrumen investasi yang sudah sesuai dengan profil keuangan anda. Berikut ini merupakan beberapa pilihan yang bisa anda ambil:
  1. Reksadana. Sebagaimana mestinya saham, reksadana juga bisa dibeli melalui broker/pialang/perusahaan sekuritas. Risiko investasi reksadana umumnya lebih rendah daripada saham, namun return yang bisa diharapkan juga lebih rendah. Pilihlah reksadana yang sudah bagus, dan jangan hanya percaya pada promosi broker.
  2. Saham. Untuk melakukan investasi saham, anda juga cukup mengontak broker saham/perusahaan sekuritas yang bereputasi, dan mendaftar kepada mereka. Berinvestasi saham membutuhkan pemahaman analisis fundamental dan teknikal yang bisa dipelajari.
  3. Obligasi. Membeli obligasi butuh modal yang sangat besar sekali, kecuali kalau obligasi yang ingin anda beli adalah ORI (Obligasi Republik Indonesia) yang memang diperuntukkan untuk investor ritel. ORI diterbitkan berkala dan juga bisa dibeli di bank-bank nasional dan broker forex yang telah ditunjuk oleh Pemerintah.

Nah sekian pembahasan dari kami , semoga Trader semua paham yaaaa. sampai berjumpa dilain kesempataan

 

(Visited 7 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Call Now ButtonHubungi Kami Disini !!
Shares