CARA MEMINIMALISIR KERUGIAN DALAM BERINVESTASI

CARA MEMINIMALISIR KERUGIAN DALAM BERINVESTASI

CARA MEMINIMALISIR KERUGIAN DALAM BERINVESTASI

Hallo Trader kita berjumpa lagi. kali ini kita akan membahas tentang CARA MEMINIMALISIR KERUGIAN DALAM BERINVESTASI, simak yaa Trader.

Sebagai Perencana Keuangan ataupun Financial Planner/Advisor independen,  kami tidak akan pernah bosan untuk selalu mengingatkan bahwa produk investasi mengandung resiko. Mari kita ingat kembali tentang istilah High Risk High Return? Kira-kira artinya, Semakin tinggi hasil investasi yang kita dapat, maka semakin tinggi juga resikonya. Pertanyaanya ialah, kalau begitu, apabila kita ingin dapat hasil dari investasi yang tinggi, berarti kita harus menanggung resiko yang sangat tinggi juga donk? Satu hal yang harus selalu kita ingat ialah bahwa tidak ada satu pun bisnis investasi yang tidak mempunyai resiko 100%.

Begitupula dengan dunia investasi. Untuk memperkecil resiko, maka kalian jangan menempatkan investasi kita hanya di satu produk saja. Investasi ini dapat dilakukan dengan memakai produk investasi yang telah ditawarkan oleh institusi-institusi keuangan atau juga produk keuangan maupun yang menggunakan produk non-keuangan. Memakai kombinasi dari produk-produk itu juga dapat mengurangi resiko.

Beberapa produk non-keuangan yang kita dapat gunakan dalam berinvestasi contohnya seperti, properti (rumah tinggal, apartemen, ruko, kios, dll), kendaraan bermotor, emas/logam mulia (perhiasan dan emas keping/batangan), diamond dan perhiasan berharga. Selain itu juga untuk beberapa golongan tertentu memakai lukisan, barang antik, dan masih banyak produk lainnya yang dapat dipergunakan sebagai wahana investasi. Adapun untuk produk keuangan, terdapat banyak macamnya, antara lain produk perbankan seperti tabungan, deposito dan SBI, produk pasar modal seperti saham, surat utang (obligasi), reksadana, valuta asing (mata uang), indeks, future dan banyak lagi produk investasi baik yang ditawarkan secara lokal maupun yang dijual diluar negeri.

Kombinasinya dari produk keuangan dan non-keuangan bisa juga membantu memperkecil resiko yang akan timbul dikemudian hari. Contohnya, bursa turun dan harga saham yang hancur diperiode bulan yang mana justru harga logam mulia ini sempat naik cukup tinggi. Meskipun juga pada akhirnya logam mulia juga ikutan turun, akan tetapi dalam kondisi saham turun secara total, investasi yang telah kita tanam saat ini tidaklah turun terlalu dalam. Ini salah satu contoh keunggulan dari diversifikasi. Meskipun guru investor seprti Warren Buffett juga pernah mengatakan bahwa diversifikasi diperlukan untuk orang yang tidak mengerti apa yang mereka lakukan (dalam investasi maksudnya).

Dalam skala tertentuj juga , diversifikasi tidak hanya dilakukan dengan menggunakan produk investasi, sedangkan di Indonesia akan tetapi bisa juga dengan memakai produk atau investasi dibeberapa negara. Namun kita juga harus berhati-hati, karena penurunan bursa disuatu negara cepat atau lambat akan berdampak dinegara lain. Itulah sebab kombinasi antara produk keuangan dan non-keuangan sangat disarankan sekali. Sehingga ketika pasar sedang turun, kita tidak perlu panik layaknya orang yang mendadak jatuh miskin.

Nah begitu Trader sedikit pembahasan dari kita, semoga berguna untuk para Trader yaaaa.

 

 

(Visited 7 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hubungi Kami Disini !!
Shares