CARA PINTAR MENGOLAH KERUGIAN DI DALAM FOREX

CARA PINTAR MENGOLAH KERUGIAN DI DALAM FOREX

CARA PINTAR MENGOLAH KERUGIAN DI DALAM FOREX

Bagi trader forex, mengenal resiko ialah sama pentingnya dengan menargetkan profit trading. Trader sukses Paul Tudor Jones bahkan ada yang berkata, “Jangan fokus untuk membuat uang, fokuslah untuk melindungi apa yang Anda punya”. Jadi untuk bisa berhasil bertahan di pasar forex, manajemen resiko merupakan kunci yang wajib dimiliki untuk semua trader. Tapi  banyak trader yang masih bingung menentukan beberapa batas toleransi resiko yang sangat ideal. Menurut penulis dari Babypips, topik ini merupakan salah satu pokok pembahasan yang paling populer di forum-forum forex. Beberapa ini solusi yang menawarkan angka 1% hingga 2%, tapi ada juga yang secara khusus menyarankan risiko 5% per trade jika mengadopsi gaya trading agresif. Nah, bagaimana cara untuk mengukur kesesuaian tersebut? Empat cara berikut ini akan mengungkap jawabannya.

1. Ukur Dari Besar Modal

Jika ingin memulai trading dengan dana yang besar, maka tak ada masalah untuk mengambil lot-lot yang berukuran besar. Namun jika untuk deposit awal relatif kecil, lebih baik  anda jangan gunakan lot standard dan mini. Sebab tak lain ialah untuk melindungi akun dari resiko dan perubahan volatilitas harga. Apabila Anda kurang bisa menyesuaikan besar modal dengan lot trading, maka peningkatan volatilitas sekecil apapun juga akan berpotensi mendatangkan risiko margin call.

2. Kondisikan Risiko Trading Sesuai Kenyamanan

Tahukah Anda? ukuran resiko tidak juga bersifat statis karena nantinya bisa disesuaikan dengan kenyamanan Trading anda. Contohnya, Anda juga bisa terapkan batas resiko per trade di 1% sebagai awalan. Jika di dalam beberapa waktu setelah trading anda juga merasa terbebani dengan ukuran itu, maka sah-sah saja untuk memperkecil ukuran risiko itu.

3. Kenali Tujuan Trading Anda

Jikalau anda berniat untuk menggantungkan hidup dari trading, maka akan ada juga keharusan untuk memenuhi target profit yang jumlahnya bisa dipakai untuk membayar tagihan dan memenuhi kebutuhan hidup yang lainnya. Trading di bawah tekanan seperti ini jelas akan membuat mental yang sangat rentan terhadap rasa takut dan serakah, 2 emosi trading yang paling negatif yang bisa juga menghancurkan akun Anda. Oleh karena itu, akan lebih baik jika Anda memperkecil resiko per trade dengan mengambil ukuran trading yang sangat minim. Solusi itu bisa meringankan beban trading Anda, dan juga mengamankan akun dari kerugian besar.

4. Sesuaikan Dengan Pengalaman

Jangan pernah coba-coba trading dengan batas toleransi risiko yang sangat besar,  jika anda masih kurang pengalaman. Sebagai catatannya, lama pengalaman trading yang ideal tidak ditentukan dari periode tertentu, tapi kemampuan anda untuk melepaskan diri dari pengaruh emosi. Nah jadi, meski telah lama berkecimpung sebagai trader juga, Anda kurang disarankan untuk memperbesar ukuran trading jika anda masih sering membuat keputusan berdasarkan dengan emosi.

Nah sebagiaan pembahasan kita ya Trader

(Visited 3 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Call Now ButtonHubungi Kami Disini !!
Shares