GBPUSD Tahan Tekanan ECB dan Federal Reserve Meski Data Ekonomi Inggris Memprihatinkan

Poundsterling Inggris sedikit menguat terhadap euro dan USD sejak hari Senin kemarin tanpa adanya berita penting yang mempengaruhi arah tren.

Secara keseluruhan, GBP tetap tertekan terhadap dua mata uang utama yang dipengaruhi oleh kebijakan agresif ECB dan Federal Reserve dibandingkan Bank of England (BoE).

Perekonomian AS yang kuat dan ECB yang memulai siklus kenaikan suku bunga mereka lebih lambat dari yang lain telah membuat BoE dalam posisi yang lebih berhati-hati.

Beberapa data ekonomi Inggris yang memprihatinkan telah mengurangi kenaikan suku bunga tambahan pasca Maret dan pasar uang sekarang cenderung mendukung jeda untuk pertemuan bulan Mei.

Meskipun demikian, inflasi inti tetap tinggi karena tekanan upah, sehingga lebih banyak penekanan yang akan diberikan pada sektor jasa ke depannya.

Banyak pejabat BoE percaya bahwa masih ada efek lanjutan yang akan terjadi terutama di pasar perumahan, karena sebagian besar hipotek Inggris berada di bawah kontrak jangka waktu tetap.

Grafik GBPUSD Timeframe H4

Pergerakan harga GBPUSD pada hari ini dibuka di harga 1.20360 yang lebih tingg dari pembukaan harga hari Senin (21/02/23) di level 1.20207. Artinya GBPUSD mengalami kenaikan.

Sehingga opsi BUY dapat menjadi rekomendasi transaksi pada perdagangan hari ini.

Apabila harga GBPUSD mengalami rejeksi di sekitar area Support 1 (1.20096) dan Support 2 (1.19760), direkomendasikan melakukan eksekusi BUY.

Open posisi BUY juga dapat dilakukan apabila harga GBPUSD mampu breakout Resistance pertama di level 1.20521.