INI ALASAN SEORANG TRADER FOREX YANG RUGI

INI ALASAN SEORANG TRADER FOREX YANG RUGI

INI ALASAN SEORANG TRADER FOREX YANG RUGI

Beberapa survey yang sudah dilakukan, alasan utama yang menyebabkan kebanyakan Trader Forex sangat merugi ialah karena faktor pengendalian diri yang sangat kurang, cenderung subyektif dan juga prediksi yang berlebihan. Berikut ini beberapa kekeliruan yang sangat sering dilakukan Trader Forex (terutama trader pemula) sehingga hasil tradingnya tidak sesuai dengan yang mereka harapkan:

1. Tidak mau menerima kerugian atau kesalahan

Selalu menyalahkan broker ataupun pasar tidak akan membantu untuk memperbaiki hasil Trading kita. Jika kita selalu entry berdasarkan rekomendasi dari broker ataupun konsultan Trading dan ternyata hasilnya loss, itu juga sepenuhnya menjadi tanggung jawab kita atas kepercayaan kita kepada rekomendasi mereka. Jika kita terus menerus menyalahkan pihak lain atas kerugian yang kita alami maka kita tidak akan pernah bisa memperbaiki hasil Trading kita berikutnya, karena tidak pernah melihat kelemahan kita sendiri.

2. Resiko per trade yang terlalu besar.

Banyak Trader yang mempertaruhkan terlalu banyak dana di dalam posisi Trading. Hal ini dilakukan karna Trader ingin Trading dengan ukuran lot yang cukup besar untuk mendapat profit yang memadai. Cara seperti ini cukup sangat riskan dan juga bersifat gambling karena di luar aturan money management yang lazim. Biasanya resiko per-trade ini ditetapkan sekitar kira-kira 2% dari balance pada account Trading.

3. Trading melawan arah trend.

Walaupun Trader tahu bahwa dengan menuruti arah trend kemungkinan untuk profit akan lebih besar, namun mereka lebih cenderung untuk Trading dan melawan trend dengan berbagai alasan, terutama juga jika sudah terlanjur membuka posisi.

4. Masuk pasar dengan secara acak, tidak mempunyai metode dan juga strategi trading tertentu.

Jika anda memakai strategi yang selalu berubah pada kondisi pasar forex dan juga selalu berubah, maka kemungkinan profit yang ada dapat ialah fifty-fifty. Sebaliknya, jika anda telah memilah strategi tertentu namun anda kurang menguasai ataupun belum benar-benar mengujinya, maka pada suatu saat anda akan ragu. Dan juga bila anda merasa harus entry karena kondisi pasar yang sangat mendukung, maka Anda akan lebih cenderung memakai strategi lain.

5. Over Trading

Over Trading ini sering sekali masuk pasar, hal yang bisa terjadi ialah:

  • Trading pada waktu yang rendah yang memberikan banyak peluang entry namun juga dengan probabilitas yang sangat rendah karena pada time frame itu cenderung untuk terjadi banyak noise.
  • Memakai analisa pasar yang sangat berlebihan. Terlalu banyak informasi dari berita ataupun penggunaan beberapa indikator teknikal secara bersamaan bisa juga menyebabkan analisa yang sangat  berlebihan dan juga cenderung tergoda untuk membuka posisi Trading lebih banyak. Over-analyzing bisa menyebabkan prediksi yang sangat berlebihan sehingga kita cenderung untuk over trading.
  • Pengaruh emosi. Rasa euforia sesudha mendapatkan profit hingga ingin membuka posisi lagi dengan cara yang sama, atau rasa ingin balas dendam setelah mendapat loss. Keduanya cenderung mengabaikan strategi trading yang telah disetujui.

Nah begitu Trader sedikit penjelasannya, semoga Trader disini paham dan bisa berguna para Trdaer agar tidak rugi saat berTrading

 

 

(Visited 48 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hubungi Kami Disini !!
Shares