MENGAPA INGGRIS TIDAK MENGGUNAKAN EURO?

MENGAPA INGGRIS TIDAK MENGGUNAKAN EURO?

MENGAPA INGGRIS TIDAK MENGGUNAKAN EURO

Mengapa Inggris tidak mengubah mata uangnya? Mengapa Inggris tidak menggunakan euro seperti negar-negara lain yang terletak di Benua Eropa? Penasaran kan? Yuk baca selengkapnya.

1. Inggris Tak Mau Kehilangan Otoritas Mengatur Suku Bunga

Pemerintah Inggris juga tidak mau melepaskan otoritasnya begitu saja mengenai tingkat suku bunga mereka sendiri, dimana kemungkinan tersebut akan terjadi jika Inggris berada di bawah sistem Euro. Apabila bergabung Sistem Euro, Inggris juga bisa kehilangan level nilai tukar Pound Sterling yang sudah dianggap cukup nyaman dan strategis tanpa melebur dengan Euro.

2. Mempermudah Kinerja Investor

Tetap menggunakan Poundsterling juga dianggap mempermudah kegiatan para investor di Inggris. Sebuah perusahaan atau seorang investor di Inggris yang biasanya hanya perlu mengubah GBP menjadi Dolar AS dan sebaliknya, akan dipaksa menyesuaikan dengan nilai tukar Euro apabila Inggris juga menggunakan Euro.

 

3. 5-Uji-Ekonomi Untuk Euro Yang Sukar Dipenuhi

Pada saat Euro menjadi mata uang tunggal untuk eropa sekita tahun 1990-an. Perdana Menteri Inggris pada saat itu mendeklarasikan bahwa ada 5 Poin Uji Ekonomi yang harus dipenuhi oleh Inggris sebelum menerima Euro sebagai mata uang resmi di negara mereka. Menteri Keuangan Inggris yang menjabat pada saat itu mengajukan pada Perdana Menteri mengenai. Setelah pemerintahan Inggris didominasi oleh partai buruh pada Mei 1997, sejumlah pihak sempat memperkirakan bahwa Inggris akan bergabung dengan mata uang Euro di tahun 1999 saat itu. Perkiraan tersebut ternyata salah.

Berikut ini adalah 5 Uji Ekonomi Euro

1. Sistem yang ada harus memiliki fleksibilitas yang cukup untuk menyelesaikan masalah-masalah ekonomi dan agregat di kedua wilayah

2. Mengadopsi Euro berarti harus menciptakan kondisi yang kondusif bagi perusahaan-perusahaan dan investasi individu di Inggris.

3. Struktur ekonomi dan siklus bisnis harus berjalan harmonis, termasuk suku bunga. Inggris harus bisa bertahan dengan tingkat suku bunga yang sama dengan Zona Euro.

4. Mengadopsi Euro berarti harus bisa mengangkat pertumbuhan, stabilitas, dan lapangan kerja dalam jangka panjang.

5. Euro akan tetap memungkinkan industri jasa keuangan untuk tetap dalam posisi yang kompetitif secara internasional.

Kelima poin itulah yang membuat Pemerintah Inggris harus berpikir panjang untuk bergabung dengan Euro. Sejumlah pihak bahkan berspekulasi bahwa lima poin yang dicantumkan dalam uji ekonomi tersebut memang sengaja dirancang agar sulit dipenuhi, sehingga Inggris selamanya tak akan bisa bergabung dengan Euro.

4. Potensi Kerugian Bagi Inggris Jika Menggunakan Euro

Perusahaan-perusahaan di Inggris tidak akan mendapat keuntungan sebesar jika negara tersebut menggunakan Poundsterling saja, sebab biaya transaksi dan nilai tukar yang harus ditanggung kompetitor-kompetitor mereka di Eropa dalam transaksi antar negara Zona Euro akan akan berkurang. Segala keputusan dalam menentukan kebijakan moneter akan diambil oleh para anggota Euro, yang artinya otoritas Inggris hanya akan sekedar menjadi “anak bawang” alias tidak akan mampu memberikan pengaruh apa-apa pada kebijakan. Peran politik Inggris di kancah Eropa akan makin termarjinalisasi.

(Visited 1 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Call Now ButtonHubungi Kami Disini !!
Shares