MENGATASI EMOSI PADA SAAT TRADING

MENGATASI EMOSI PADA SAAT TRADING

MENGATASI EMOSI PADA SAAT TRADINGApakah anda seorang yang cukup emosional daalam melakukan sesuatu? Apalagi dalam hal materi seperti tabungan, penghasilan bahkan investasi? Berhati-hatilah justru kadang emosi anda yang akan menyebabkan kerugian untuk diri anda sendiri.

Pada suatu hari kita dihadapkan pada sebuah pilihan investasi, dimana tanpa kita sadari, bahwa kondisi emosi kita sedang kurang bagus seperti yang kita harapkan. Mungkin inilah yang sering menjadi penyebab kenapa kita selalu melakukan kebiasaan aneh dan terkadang membuat kita untuk mengambil sesuatu yang tidak rasional.

Lalu apa anda termasuk dari seseorang yang dapat berpikir swcara rasional? Dan seperti apa seharusnya? untuk mendapatkan jawabannya mungkin anda dapat menemukannya dalam uraian di bawah ini.

Takut Akan Menyesal

Perasaan takut akan sebuah penyesalan merupakan sebuah kondisi dimana sisi emosi seorang trader sedang dipengaruhi, seorang trader akan tersadar pada saat dia sudah membuat sebuah kesalahan. Contoh : Seorang trader sudah melakukan open posisi Buy, dan terpaku pada harga dimana dia open posisi buy. Ketika harga bergerak jauh menurun, secara tidak sadar dia terlibat secara emosional dengan harga pada saat dia melakukan open posisi Buy. Maka, dia mencoba untuk tidak menutup posisi tradingnya tersebut. Karena untuk menghindari penyesalan telah membuat sebuah keputusan trading yang salah. Dia juga merasa malu bila posisinya yang loss diketahui orang lain. Dengan situasi dan kondisi seperti itu, sebetulnya apa yang harus kita lakukan? Anda dapat ilustrasikan kondisi tersebut dengan bertanya pada diri anda sendiri, “Apakah saya akan kembali melakukan buy kembali pada posisi yang sudah loss ini saya tutup ?” Jika jawabannya adalah tidak, maka ini adalah waktunya untuk menutup posisi anda. Ketakutan akan rasa menyesal dan malu mengakui sebuah kesalahan terkadang malah membawa kita mendapatkan penyesalan yang lebih berat.

Terjerat Oleh Mental

Kita terkadang cenderung terpengaruh secara emosional terhadap kondisi market yang sedang bagus ataupun buruk. Perbedaan situasi market seperti ini seringkali berdampak banyak kepada sisi emosional seorang trader. Sedangkan investor cenderung optimis ketika market sedang booming. Hasilnya, mereka menjadi lebih sabar untuk menunggu sampai mendapatkan profit yang lebih besar. Tetapi ketika dihadapkan pada kondisi market yang dilanda resesi, tanpa ragu-ragu mereka dengan cepat menjual posisinya agar  mendapatkan profit yang kecil. 

Kelebihan Kepercayaan Diri

Terkadang juga kita terlalu percaya diri, terlalu merasa tinggi sehingga kita dapat berpikir bahwa kita dapat mengalahkan market, berpikir bahwa kita dapat menebak pergerakan market sehingga terlalu percaya diri dengan transaksi sebesar besarnya padahal market sama sekali tidak dapat diprediksi dan akhirnya malah mengalami kerugian.

(Visited 3 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Call Now ButtonHubungi Kami Disini !!
Shares